Peduli Penyandang Disabilitas Indonesia

Donation Goal For This Project is Rp.
1% Donated/Rp. To Go
Donate Now

Menurut Dr. Luh Karunia Wahyuni, SpKFR-K, kepada Republika.co.id ( 28 September 2015) terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan tingginya angka penyandang disabilitas di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, terdapat gangguan atau kerusakan organ fisik yang dapat mengakibatkan kelainan dan kerusakan organ. Sehingga menyebabkan berbagai hambatan, salah satunya adalah cacat fisik sejak lahir. Gangguan tersebut kemudian akan menghambat mobilitas, komunikasi dan bermacam aktifitas para penyandang disabilitas lainnya.

Kedua, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap masalah disabilitas. Kemudian stigma (kutukan, nasib), isolasi dan perlindungan yang berlebihan. Juga kurangnya peran keluarga dan masyarakat terhadap masalah disabilitas sebagai bagian dari penanganan.

Selain itu, kurangnya upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan sangat berpengaruh. Belum lagi masih banyaknya penyandang disabilitas yang hidup di bawah garis kemiskinan dan tingkat pendidikan masih sangat rendah.

Sedangkan

S

ensus Penduduk 2010 mengumpulkan data mengenai penduduk yang mengalami kesulitan melihat, mendengar, berjalan atau naik tangga, mengingat atau berkonsentrasi atau berkomunikasi dan kesulitan mengurus diri sendiri. Data yang dapat disajikan adalah data disabilitas pada penduduk usia 10 tahun ke atas karena ditemukan ketidakwajaran data untuk usia kurang dari 10 tahun yang dimungkinkan karena kesalahan pemahaman konsep dan definisi. Berikut ini adalah persentase penduduk usia 10 tahun ke atas yang mengalami kesulitan fungsional berdasarkan data Sensus Penduduk tahun 2010

Persentase Penduduk Umur ≥10 Tahun yang Mengalami Kesulitan Fungsional
Berdasarkan Data Sensus Penduduk Tahun 2010

Jenis Kesulitan Sedikit Parah %
Melihat 5.313 507 3,05
Mendengar 5.268 456 1,58
Berjalan atau Naik Tangga 2.432 656 1,62
Mengingat atau Konsentrasi 2.126 616 1,44
Mengurus Diri Sendiri 1.511 533 1,07
Mengalami Kesulitan 9.046 9.046 4,74

Step 1

Pendataan, termasuk pengusulan kondisi penyandang disabilitas yang memerlukan menanganan dan bantuan yang bersifat “mendesak”, yang dihimpun oleh tim pengelola informasi Christie dan Sahabat .

Step 2

Verifikasi. Data yang telah masuk diverifikasi oleh tim khusus Christie dan Sahabat. Kecuali apabila terdapat bantuan yang langsung menyebutkan nama penyandang disabilitas maka bantuan dan pelayanan kasih akan langsung disalurkan kepada yang bersangkutan

Step 3

Pelaporan. Distribusi bantuan langsung, atau melalui Christie dan Sahabat akan dilaporkan secara transparan kepada publik dan mengundang publik untuk turut mengevaluasi manfaat dari bantuan atau layanan yang disalurkan